Teori warna dalam desain adalah ilmu tentang bagaimana warna berinteraksi satu sama lain dan bagaimana kombinasi warna tertentu dapat memengaruhi persepsi, emosi, dan perilaku seseorang. Teori ini memberikan panduan bagi desainer untuk menciptakan desain yang menarik secara visual dan efektif secara emosional.
Beberapa elemen penting dari teori warna:
Roda Warna – diagram melingkar yang menunjukkan hubungan antar warna primer, sekunder, dan tersier.
Harmoni Warna – kombinasi seperti komplementer, analogus, dan triadik yang terlihat serasi.
Psikologi Warna – bagaimana warna memengaruhi emosi (misalnya biru = kepercayaan, merah = urgensi).
Kontras & Keseimbangan – penggunaan warna untuk meningkatkan keterbacaan dan daya tarik visual.
Warna Hangat vs. Dingin – menyampaikan nuansa atau perasaan berbeda (hangat = energik, dingin = tenang).
Dengan menerapkan teori warna, desainer bisa membuat keputusan yang lebih tepat sesuai dengan brand, meningkatkan pengalaman pengguna, dan memperkuat pesan visual yang ingin disampaikan.
Apakah artikel ini membantu?
Bagus!
Terima kasih atas umpan balik Anda
Maaf! Kami tidak dapat membantu
Terima kasih atas umpan balik Anda
Umpan balik terkirim
Kami menghargai upaya Anda dan akan mencoba memperbaiki artikel tersebut